Just Mercy: Mencari Keadilan Dalam Kultur Rasisme Di Amerika, Mengharukan!

Just Mercy

Just Mercy merupakan salah satu film yang mengangkat kasus rasisme dan ketidakadilan hukum Amerika Serikat. Film hasil garapan sutradara Destin Daniel Cretton ini telah rilis pada 25 Desember 2019 lalu. Kisah rasisme yang diceritakan dalam film ini merupakan kisah nyata dari Bryan Stevenson, seorang pengacara ras kulit hitam. Ia dinyatakan baru lulus kuliah dari Universitas Harvard tahun 1987.

Diceritakan dalam filmnya, Bryan adalah sosok pengacara yang memiliki misi untuk menegakkan keadilan terhadap orang tak mampu serta narapidana kulit hitam. Saat itulah ia bertemu dengan Walter McMillian (Jamie Foxx), seorang narapidana yang tidak merasa bertanggung jawab atas tuduhan pembunuhan 6 tahun lalu. Merasa ada kejanggalan dalam kasus tersebut, ia pun bertekad untuk menemukan kebenaran yang tersembunyi, serta membantu Walter agar bebas dari bui.

Just Mercy

  • Drama Dengan Alur Cerita Mengharukan

Biasanya film bergenre legal alias tentang hukum dan pengadilan selalu fokus dengan alur kronologis terkait investigasi, serta editing dinamis yang mampu membuat film terasa menegangkan. Namun, Just Mercy disusun lebih dramatis sehingga mampu membuat para penonton meneteskan air mata dan bertepuk tangan haru. Kisahnya yang tak hanya fokus pada kasus Walter McMillian, mengajak penonton untuk mengenal lebih dalam sosok Bryan Stevenson, keluarga Walter, hingga para narapidana yang ditangani oleh Bryan. Kamu akan menemukan beberapa babak dari Just Mercy yang didukung dengan editing slow pace menenangkan. Ada beberapa adegan yang akan membuat penonton meneteskan air mata karena mengundang rasa getir serta haru biru. Ditambah lagi iringan musik blues yang identik dibawakan oleh para musisi kulit hitam, serta iringan choir luar biasa.

Just Mercy

Film ini memiliki sudut pandang yang berfokus kepada Bryan Stevenson (Michael B. Jordan). Dimana tak hanya para narapidana berkulit hitam yang tidak memiliki keadilan, namun Bryan sendiri yang berprofesi sebagai pengacara mengalami hal serupa. Alur cerita dan gaya editing Just Mercy berhasil memberikan sentuhan drama yang kental, terutama pada bagian sinematografi serta pemilihan background musiknya. Kamu akan menemukan beberapa babak dari Just Mercy yang didukung dengan editing slow pace menenangkan. Ada beberapa adegan yang akan membuat penonton meneteskan air mata karena mengundang rasa getir serta haru biru. Ditambah lagi iringan musik blues yang identik dibawakan oleh para musisi kulit hitam, serta iringan choir luar biasa.

  • Michael B. Jordan Sukses Perankan Karakter Bryan dengan Sempurna

Tidak disangka Aktor yang pernah dinobatkan sebagai pria terseksi, Michael B. Jordan nilai berhasil memerankan karakternya sebagai pengacara. Ia mampu membawakan peran yang memiliki wibawa tinggi, meskipun sering dilecehkan beberapa kali. Ia membuktikan bahwa seorang berkulit hitam bukanlah orang yang suka bertindak kasar dan emosional. Dalam aktingnya menjadi seorang pengacara, Bryan Stevenson adalah seorang yang memiliki sikap pemberani dan tidak pernah kehilangan ide walaupun sering mengalami berbagai penolakan, teror, hingga halangan lainnya.

Just Mercy

  • Memiliki Pesan Moral yang Kuat

Film Just Mercy menjadi salah satu tayangan yang wajib kamu tonton. Film ini memiliki banyak pesan moral yang begitu kuat terkait ketidakadilan pada ras kulit hitam di Amerika Serikat. Meskipun jalan ceritanya cukup lambat dikarenakan ada banyak kasus sampingan yang diceritakan, serta menceritakan latar belakang terkait Walter dan Bryan, namun kamu tetap bisa menikmatinya dengan fokus, sehingga mampu mengambil pesan yang terkandung di dalamnya.

Dengan menonton film ini, kini kamu tahu bahwa ketidakadilan ras kulit hitam di Amerika masih menjadi suatu permasalahan. Beruntungnya, saat itu Walter bertemu dengan Bryan, sehingga mampu memperjuangkan haknya agar terbebas dari hukuman yang tak adil.

Sebenarnya, masih banyak film yang menceritakan tentang ketidakadilan hukum AS, terutama bagi ras kulit hitam. Film Just Mercy merupakan salah satu yang terbaik dan disajikan dalam seni layar lebar dengan pesan begitu tinggi.

Slideshow

Info Terbaru